Jakarta, MetroPapua News – Sebuah pesawat latih Cessna dilaporkan jatuh di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan pada Minggu siang, mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. Pesawat dengan nomor registrasi PK-IFP tersebut sempat hilang kontak sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi hancur di tengah rerumputan Lapangan Sunburst BSD.

Kepala Seksi Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) DKI Jakarta, Agung Priambodo, menyatakan bahwa pesawat tersebut hilang kontak pada pukul 13.43 WIB, sebelum ditemukan jatuh. Pesawat ini diketahui take off dari Bandara Pondok Cabe dan mengarungi rute Tanjung Lesung-Pondok Cabe.

Kapolres Metro Tangerang Selatan, AKBP Ibnu Santoso, menginformasikan bahwa satu korban berhasil dievakuasi karena jenazahnya berada di luar bangkai pesawat. Sementara itu, tim gabungan masih melakukan proses evakuasi terhadap dua korban yang berada di dalam bangkai pesawat.

Identitas korban telah diketahui namun belum dapat disampaikan lebih lanjut karena masih dalam proses evakuasi. Pihak kepolisian dan Basarnas Jakarta akan menyampaikan informasi lebih detail setelah proses evakuasi dan identifikasi

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut saksi mata, pesawat tersebut terlihat mengalami kesulitan sebelum akhirnya jatuh. Cuaca buruk dengan hujan deras yang melanda wilayah tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kecelakaan ini. Kepala Seksi Operasi Basarnas DKI Jakarta, Agung Priambodo, mengkonfirmasi bahwa pesawat hilang kontak pada pukul 13.43 WIB dan ditemukan dalam kondisi hancur.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah memulai investigasi untuk menentukan penyebab pasti dari kecelakaan ini. Pihak berwenang berjanji untuk menyampaikan hasil investigasi secara transparan kepada publik.