Merauke, MPN – Pj. Gubernur Papua Selatan, Komjen Pol (Purn) Rudy Sufahriadi, menekankan pentingnya percepatan pembangunan di Provinsi Papua Selatan dalam peringatan hari jadi ke-2 provinsi tersebut. Upacara peringatan berlangsung pada 11 November 2024 di Monumen Kapsul Waktu, Merauke, dengan Sufahriadi sebagai inspektur upacara.
Upacara dimulai dengan pengibaran panji-panji Provinsi Papua Selatan serta empat kabupaten di provinsi itu. “Hari ini, di suasana cerah namun tak panas, mendung namun tak hujan, suasana yang menggembirakan bagi kita semua peserta upacara pagi ini,” kata Pj. Gubernur mengawali sambutannya.
Sufahriadi menyampaikan bahwa meski baru berusia dua tahun, Provinsi Papua Selatan telah menghadapi banyak tantangan sekaligus peluang yang menjadi dasar bagi kemajuan daerah. “Saya, selaku Pj. Gubernur Papua Selatan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta rekan-rekan yang turut mendukung. Selama dua tahun ini, kita belajar dan mengevaluasi diri, terutama dalam hal kinerja dan hubungan kita dengan masyarakat di seluruh Provinsi Papua Selatan,” ujarnya.
Gubernur menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh guna mempersiapkan diri untuk pembangunan di tahun-tahun mendatang. Beberapa proyek pembangunan telah dimulai, termasuk pembangunan rumah bagi Aparat Sipil Negara (ASN) serta Kantor Gubernur di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke. “Kami berharap ini dapat segera terwujud dan akan mempercepat langkah-langkah pembangunan,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Sufahriadi juga mengungkapkan bahwa perjalanan dua tahun ini penuh tantangan, namun ia terbuka menerima saran dan masukan dari masyarakat serta para tokoh demi kemajuan Papua Selatan.
Perayaan ulang tahun ke-2 ini, lanjutnya, diadakan secara sederhana tanpa pesta besar karena bertepatan dengan persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) provinsi dan kabupaten yang akan digelar pada 27 November 2024. “Saya berharap Pilkada dapat berjalan lancar dan damai,” katanya.
Harapan Dewan untuk Peningkatan Anggaran dan Pembangunan
Di tempat yang sama, Ketua Sementara DPR Papua Selatan, Heribertus Silubun, menyatakan bahwa HUT ke-2 ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPR, dan masyarakat. Ia mengakui tantangan yang dihadapi, terutama dalam hal anggaran. “APBD 2025 sebesar Rp 1,3 triliun dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pembangunan,” ujarnya.
Silubun menambahkan bahwa peningkatan anggaran harus diupayakan bersama agar target pembangunan dapat tercapai. “Sebagai provinsi baru, kita memang harus memulai dengan langkah kecil, namun semangat kita harus besar,” tutupnya.
Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Papua Selatan, perwakilan ASN, TNI/Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh pemuda. Provinsi Papua Selatan yang terbentuk berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 2022, kini genap berusia dua tahun dan diharapkan dapat terus berkembang demi kesejahteraan masyarakatnya.




