MetroPapua News,Jakarta 17 April 2024 ā Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas bersama jajaran kabinetnya di Istana Merdeka, Jakarta, untuk membahas dampak yang mungkin timbul dari situasi geopolitik di Timur Tengah terhadap ekonomi Indonesia.
Dalam rapat yang dihadiri oleh sejumlah menteri, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Presiden Jokowi menekankan pentingnya menjaga kestabilan regional dan mengurangi dampak ekonomi global yang mungkin terjadi. “Kita harus terus melanjutkan upaya diplomasi untuk mencegah eskalasi,” ujar Presiden Jokowi.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya menyatakan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk memitigasi dampak dari lonjakan harga minyak akibat ketegangan yang terjadi di Timur Tengah. “Kita juga perlu menjaga stabilitas nilai tukar dan APBN,” tambah Menko Airlangga.
Presiden Jokowi juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan konflik. Pemerintah telah berkomunikasi intensif dengan para pemimpin dunia untuk memastikan keselamatan dan keamanan WNI.
Selain itu, pemerintah terus berupaya memperkuat daya saing dan daya tarik investasi jangka panjang untuk Indonesia. “Kita harus menjaga kepastian bagi investor dan memperkuat struktur ekonomi kita,” tutur Presiden Jokowi.
Rapat terbatas ini merupakan respons langsung dari pemerintah terhadap dinamika yang berkembang di Timur Tengah dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi kondisi ekonomi dan politik di Indonesia.
Presiden Jokowi Pimpin Ratas Bahas Dampak Geopolitik Timur Tengah
Scroll Untuk Lanjut Membaca


