SORONG, MPN — Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Papua Barat Daya secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama yang digelar PT Prima Karya Sarana Sejahtera. Pembukaan pelatihan berlangsung pada Senin (5/1/2025) sekitar pukul 09.00 WIT di Kota Sorong.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Direktur Binmas Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol M. Erfan, S.I.K., M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara atas komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pengamanan.
Menurut Kombes Pol M. Erfan, pelatihan Gada Pratama memiliki peran penting dalam membentuk Satpam yang profesional, berintegritas, dan memiliki kemampuan manajerial, khususnya bagi calon manajer pengamanan maupun pengelola Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP).
Ia menjelaskan bahwa Satpam merupakan bagian dari pengamanan swakarsa yang memiliki peran strategis sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas nonyustisial. Hal tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta diperkuat melalui Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.
“Sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, Satpam dituntut memiliki kompetensi yang sejalan dengan pangkat dan jabatannya. Ini penting agar kehadiran Satpam benar-benar memberikan rasa aman di lingkungan kerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Satpam Gada Pratama wajib memiliki pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 259 Tahun 2018.
Kombes Pol M. Erfan juga mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh dan tidak menjadikannya sekadar formalitas untuk memperoleh sertifikat atau kartu tanda anggota. Menurutnya, kebutuhan akan tenaga pengamanan yang profesional semakin meningkat seiring perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang terus berubah.
“Ke depan, orientasi utama adalah kepuasan pengguna jasa. Satpam harus mampu membangun kepercayaan dan diakui karena perannya yang nyata dalam menciptakan keamanan,” tegasnya.
Selain itu, ia turut memberikan sejumlah penekanan kepada peserta, di antaranya menjaga kesehatan dan keselamatan selama pelatihan, memahami materi yang disampaikan instruktur, serta membangun komunikasi dan kerja sama antar peserta guna memperkaya pengalaman di bidang pengamanan.
Menutup sambutannya, Dirbinmas Polda PbP menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota Satpam yang selama ini telah berkontribusi membantu Polri dalam menjaga keamanan di berbagai lingkungan kerja.
“Semoga pengabdian yang dijalankan menjadi nilai ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama tersebut secara resmi dibuka dan dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, meliputi pembekalan materi serta praktik lapangan. Kegiatan pembukaan turut dihadiri pimpinan PT Prima Karya Sarana Sejahtera, Bayu, bersama jajaran staf. (MPS)




