Scroll Untuk Lanjut Membaca

Salah satu tantangan utama adalah terbatasnya kualifikasi dan ketersediaan guru yang memadai. Di banyak daerah, terutama di wilayah terpencil dan terisolasi, kekurangan guru yang memiliki kualifikasi yang memadai menjadi masalah yang serius (Ginting et al., 2022). Ketidaksetaraan latar belakang tenaga pendidik dan kompetensi tenaga pendidik dalam mengajarkan mata pelajaran berdampak pada kualitas pembelajaran. Alternatif solusi yang dapat ditawarkan dengan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pengembangan kompetensi. Peningkatan kualitas guru dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (pendidikan berbasis digital e-learning; pemberian kesempatan yang lebih luas untuk menempuh jenjang pendidikan menengah dan tinggi bagi putra-putri Orang Asli Papua; dan pemberian dukungan pendampingan, pelatihan, dan penyediaan dosen dan tenaga ahli (Anang Afriansyah, 2022). Penting bagi para guru untuk terus mengembangkan diri, mengikuti perkembangan pendidikan terkini, dan meningkatkan kualitas pengajaran mereka.
Faktor yang menyebabkan ketidakhadiran guru, meliputi kesejahteraan guru (Nursalim, 2024). Terkait dengan kesejahteraan, masalah upah dan insentif yang tidak memadai menjadi permasalahan serius bagi banyak guru (Samtono, 2018). Selain itu masalah tempat tinggal, ketersediaan air bersih, dan listrik. Alternatif solusi mengatasi permasalahan ini dilakukan dengan memberikan kesejahteraan yang layak sesuai dengan kondisi daerah, memberikan penghargaan dan kompensasi yang layak bagi tenaga pendidik yang memiliki motivasi tinggi yang telah memberikan terbaik dalam pembelajaran. Pengakuan dan apresiasi yang memadai sangatlah penting untuk meningkatkan semangat dan dedikasi para tenaga pendidik. Para guru yang hadir di pedalaman Papua Barat, memegang moto Anu Beta Tubat yang berarti mari membangun sesama, sebagai spirit perjuangan mencerdasan anak-anak Papua Barat (Bless, 2014).  Instruksi Presiden (Inpres) nomor 9 tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat yang mengamanatkan perlunya percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat di bidang kesehatan dan pendidikan, pengembangan ekonomi lokal, infrastruktur digital, serta konektivitas guna mewujudkan masyarakat Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat yang damai dan sejahtera.
Pembangunan pendidikan di Tanah Papua membutuhkan agenda yang terstruktur dan penuh tanggung jawab akan nasib generasi Papua. Desain pendidikan perlu memperhatikan permasalahan tenaga pendidik dan solusi yang tepat sesuai dengan kendala yang dihadapi, karena tenaga pendidik menjadi penentu kualitas sumber daya manusia. Membangun kencerdasan melalui pendidikan yang bermutu dan berkualitas harus terus diupayakan dengan  menghadirkan tenaga pendidik yang professional dan berkompeten bekerja sama dengan cara melibatkan lembaga keagamaan, lembaga swadaya masyarakat dan seluruh pihak yang terkait.

Halaman:
1 2 3