SORONG, MPN — Perayaan Natal 2025 Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Sorong berlangsung khidmat dan penuh sukacita di Gereja GPdI Duta Injil, Sabtu (23/11/2025). Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan untuk memperkuat persatuan gereja serta kerukunan antarumat beragama di Papua Barat Daya.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, S.Pd.I., MM, Wakapolda Papua Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa, S.E., perwakilan Kormada III, Kepala Kesbangpol Kabupaten Sorong, Ketua FKUB Kabupaten Sorong, para ketua wilayah dari berbagai denominasi gereja, serta hamba Tuhan anggota API Kabupaten Sorong.
Dalam sambutannya, Wakapolda Papua Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa mengajak umat Kristiani menjadikan Natal sebagai momentum menghadirkan kasih melalui tindakan nyata.
“Natal bukan hanya perayaan seremonial, tetapi panggilan untuk membawa dampak bagi sesama,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kapolda Papua karena agenda kedinasan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau menekankan pentingnya memperkuat kerukunan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu pemecah belah.
“Kerukunan adalah kekuatan kita. Di Fakfak, umat Kristen membantu pelaksanaan Idulfitri dan umat Muslim membantu perayaan Natal. Kebersamaan ini harus terus dipupuk,” tuturnya.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Gubernur.
Ketua API Kabupaten Sorong, Marthen Beny Sambul, S.E., S.Th., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, TNI–Polri, dan seluruh mitra atas dukungan terhadap organisasi yang dipimpinnya.
“Kebersamaan adalah kekuatan kita. API akan terus menjadi terang dan mitra pemerintah dalam menjaga harmoni dan damai di masyarakat,” tegasnya.
Ketua Panitia Natal API Kabupaten Sorong, Jimbris Ragho, S.Th., S.PAK., CFLE, juga mengapresiasi seluruh pihak yang berperan dalam menyukseskan perayaan tersebut.
“Terima kasih kepada Pemerintah, TNI–Polri, dan khususnya Bapak Kapolda Papua atas dukungan hingga Natal API berlangsung sukses. Apresiasi juga kepada seluruh pengurus dan anggota API yang bekerja bersama dengan ketulusan,” katanya.
Perayaan ditutup dengan ramah tamah, pembagian kasih, dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan hangat, mencerminkan komitmen API dalam memperkuat solidaritas gereja serta kontribusi bagi perdamaian. (Red/mel)




