Manado,Ā MPN – Sebuah video yang memperlihatkan anggota Satpol PP menggerebek sekelompok pelajar SMP yang bolos sekolah dan berkumpul di sebuah bangunan kosong telah menyebar luas di media sosial. Dalam video tersebut, para pelajar tampak sedang melakukan kegiatan yang tidak pantas untuk dilakukan oleh pelajar.
Kejadian ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @kodil0127 dengan narasi yang menyentuh, “Mau jadi apa anak Bangsa ini? Bukannya sekolah malah mainan suntik-suntikan. Beruntung petugas segera datang.” Video ini memicu berbagai reaksi dari netizen yang prihatin dengan kondisi generasi muda saat ini.
Menurut laporan detik.com, Kasatpol PP Manado, Yohanis Bernard Waworuntu, telah membantah bahwa kejadian dalam video tersebut terjadi di Manado. “Tak satu pun yang kukenal dari personel-personel Satpol PP dalam video tersebut. Bukan anggota kami, Satpol PP Kota Manado ini,” ujar Yohanis.
Yohanis menambahkan bahwa pihaknya akan bertindak humanis dalam menindaki sebuah kejadian, termasuk saat menindaki anak di bawah umur. “Video tersebut adalah anak-anak remaja yang tiada daya, tak akan mungkin diperlakukan kasar dan dikasar-kasari seperti itu,” lanjutnya.
Insiden ini menunjukkan pentingnya pengawasan orang tua dan pendidikan karakter di sekolah untuk mencegah perilaku menyimpang di kalangan remaja. Kejadian ini juga mengingatkan kita semua bahwa tugas mendidik anak bangsa tidak hanya berada di tangan pendidik, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran dari video yang beredar dan mengambil tindakan yang sesuai terhadap pelajar yang terlibat.




