SORONG, MPN – Beredarnya pesan berantai di media sosial yang menyebut adanya aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Kabupaten dan Kota Sorong, Papua Barat Daya, memicu keresahan di tengah masyarakat. Informasi yang belum terverifikasi tersebut menyebar cepat melalui berbagai platform, khususnya grup WhatsApp, dan menimbulkan kekhawatiran terkait situasi keamanan.
Pesan yang beredar itu berisi peringatan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di kawasan sepi seperti SP 2, SP 3, hingga area hutan lindung di Kota Sorong. Bahkan, dalam narasinya disebutkan adanya dugaan pergerakan kelompok yang dikaitkan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sejumlah titik, termasuk wilayah Klasmelek hingga sekitar hutan Klamono.
Isu tersebut mencuat di tengah meningkatnya eskalasi gangguan keamanan di wilayah PBD sepanjang Maret 2026, termasuk insiden kekerasan yang terjadi di Kabupaten Tambrauw dan Maybrat yang menelan korban jiwa dari kalangan sipil maupun aparat.
Menanggapi hal itu, Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Daya Brigjen Pol. Gatot Haribowo melalui Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Junov Siregar, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Junov menegaskan, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait isi pesan berantai tersebut. Ia menyebut belum ada kepastian mengenai validitas informasi yang beredar luas di masyarakat.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Masyarakat tidak perlu panik, namun tetap waspada,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Papua Barat Daya, Rabu (25/3/2026).
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak akurat berpotensi memperkeruh situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Karena itu, warga diminta lebih bijak dalam menyaring setiap informasi yang diterima, terutama yang bersumber dari media sosial.
Polda Papua Barat Daya, lanjutnya, terus meningkatkan pemantauan serta langkah-langkah penyelidikan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.
Masyarakat diimbau segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan, sekaligus tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. (Mel)



