SORONG, MPN — Iman sejati tidak hanya berhenti pada doa dan kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang membawa kasih bagi sesama. Semangat inilah yang mendorong umat Lingkungan St. Petrus, Paroki St. Petrus Remu Sorong melaksanakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan kepada Griya Lansia At Taubah Malanu Sorong sebagai bagian dari kepedulian terhadap para lansia.
Kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata dalam rangka Aksi Puasa Pembangunan (APP), sebuah gerakan Gereja yang mengajak umat untuk semakin memperdalam iman melalui doa, pertobatan, dan aksi kasih kepada sesama.
Dalam semangat APP, umat Lingkungan St. Petrus terpanggil untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan, khususnya para lansia yang seringkali membutuhkan perhatian lebih, baik secara fisik maupun emosional.

Persiapan kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama oleh umat lingkungan, mulai dari pengumpulan bantuan hingga koordinasi pelaksanaan kegiatan, di motori oleh Koordinator Seksi Sosial, Venansus Venan Materay.
Bantuan yang berhasil dikumpulkan berupa sembako yang terdiri dari berbagai kebutuhan pokok untuk menunjang kehidupan sehari-hari para penghuni panti. Semua bantuan tersebut merupakan hasil dari partisipasi dan kepedulian umat yang dengan tulus ingin berbagi berkat.
Pada hari pelaksanaan, tepatnya (Minggu, 29/3/26) umat Lingkungan St. Petrus datang dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan. Kehadiran Umat Lingkungan tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk menjalin relasi yang hangat dengan para penghuni panti. Interaksi oleh Sr. Vitalin. CB dipenuhi dengan canda, cerita, dan perhatian yang tulus, sehingga menciptakan suasana kekeluargaan yang menyentuh hati para Lansia.
Ketua Lingkungan St. Petrus, Soter Reresi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari iman yang diwujudkan dalam kasih.
“Iman tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan kasih.
Melalui kegiatan ini, kami hadir dan berbagi sukacita dengan saudara-saudari kita di Panti Gryah Lansia At Taubah,” ungkapnya dengan penuh harapan.
Sementara itu, pimpinan panti, Anita, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh umat Lingkungan St. Petrus.
Ia mengungkapkan bahwa kehadiran umat membawa kebahagiaan tersendiri bagi para lansia.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan serta perhatian yang diberikan. Kehadiran ini sungguh membawa sukacita dan semangat baru bagi para penghuni panti,” tuturnya.
Kegiatan ini juga menjadi momen refleksi iman yang mendalam bagi seluruh umat yang terlibat. Hal ini sejalan dengan ajaran Kitab Suci dalam Yakobus 2:17 yang menegaskan bahwa iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah mati.
Melalui aksi nyata ini, umat diajak untuk menyadari bahwa kasih kepada sesama merupakan wujud konkret dari iman yang hidup.

Para penghuni Panti Griya Lansia At Taubah menyambut kegiatan ini dengan penuh kebahagiaan. Senyum dan rasa syukur terpancar dari wajah mereka, yang merasa diperhatikan dan dikasihi.
Bantuan sembako yang diberikan tentu sangat berarti, namun lebih dari itu, kehadiran dan perhatian umat menjadi hadiah yang tak ternilai.
Melalui kegiatan ini, Umat Lingkungan St. Petrus berharap agar semangat berbagi dan kepedulian yang ditanamkan melalui APP tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi terus hidup dalam keseharian umat.
Iman diharapkan semakin bertumbuh dan berbuah dalam tindakan kasih yang nyata, sehingga mampu menjadi terang dan berkat bagi sesama.
Dengan demikian, aksi sederhana ini menjadi bukti bahwa ketika iman diwujudkan dalam kasih, maka kehadiran umat dapat membawa harapan, sukacita, dan kehidupan bagi orang lain, terutama mereka yang membutuhkan.
Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama di penghujung kegiatan kunjungan tersebut. (SR).




























