TAMBRAUW, MPN – Pengamanan di jalur Fef–Sorong terus diperketat pasca insiden penyerangan terhadap pengendara di Distrik Bamusbama. Selain pengawalan kendaraan dan penambahan pos keamanan, kepolisian kini memberlakukan pembatasan akses pada malam hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pos pengamanan di Bamusbama untuk sementara ditutup mulai pukul 18.00 WIT hingga kembali dibuka pada pukul 06.00 WIT. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah antisipasi guna meminimalkan potensi gangguan keamanan di jalur tersebut.
Penutupan sementara ini berdampak pada seluruh kendaraan yang hendak melintas dari arah Fef menuju Sorong maupun sebaliknya. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan menghindari melintas pada jam yang telah ditentukan.
Sebelumnya, Polres Tambrauw telah mengintensifkan pengawalan kendaraan serta menempatkan personel di sejumlah titik rawan, seperti Kampung Bamfot, Jokbe, Bano hingga Distrik Bamusbama. Langkah ini diambil pasca insiden penembakan dan penganiayaan terhadap empat pengendara sepeda motor.
Kasi Humas Polres Tambrauw Ipda Laode Nursalam menegaskan bahwa penguatan pengamanan dilakukan untuk menjamin keselamatan masyarakat.
Selain itu, warga juga diminta untuk sementara tidak menggunakan kendaraan roda dua saat melintasi jalur rawan serta tetap waspada selama beraktivitas.
Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah Tambrauw dilaporkan berangsur kondusif, dengan aparat kepolisian terus bersiaga di lapangan guna memastikan keamanan tetap terjaga. (Mel)



