Sorong, MPN – Ketua Aliansi Masyarakat Papua-Papua Barat for Jokowi Ma’ruf, Adrianus Wanma, mendesak Pemerintah Kabupaten Raja Ampat segera menyelesaikan pembayaran hak ulayat masyarakat adat terkait lahan Dermaga Pelabuhan Foley, Distrik Misool, Kabupaten Raja Ampat.

Desakan tersebut disampaikan Adrianus Wanma pada 8 Mei 2026, menyusul belum adanya penyelesaian pembayaran ganti rugi lahan yang hingga kini masih menjadi polemik di tengah masyarakat adat Foley.

Menurut Adrianus, tuntutan itu mengacu pada isi surat dari Kantor Staf Presiden (KSP), khususnya pada poin 7 huruf a yang berisi rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Raja Ampat. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa Sekretaris Daerah Raja Ampat diminta menyiapkan surat pernyataan dari pemilik lahan atau ahli waris yang menyatakan tidak akan menuntut ganti rugi serta mencabut seluruh surat kuasa terkait pengurusan ganti rugi lahan.

“Dokumen atau surat pernyataan itu kemudian harus diserahkan kepada KSP dan Aliansi Masyarakat Adat Papua-Papua Barat for Jokowi Ma’ruf paling lambat Senin, 29 Januari 2024,” ujar Adrianus.

Namun, kata dia, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Sekda belum dapat menunjukkan surat pernyataan maupun dokumen yang menyatakan ahli waris tidak lagi menuntut pembayaran ganti rugi.

Karena itu, Adrianus menilai pemerintah daerah wajib menyelesaikan pembayaran hak masyarakat adat atas lahan pelabuhan tersebut.

Ia juga membantah pernyataan Sekda Raja Ampat di salah satu media online yang menyebut isi surat KSP bukan berkaitan dengan pembayaran ganti rugi. Menurutnya, penafsiran tersebut keliru.

“Jelas dalam isi surat KSP itu, apabila pemerintah daerah bisa menunjukkan surat pernyataan bahwa ahli waris tidak menuntut ganti rugi, maka pembayaran tidak perlu dilakukan. Tetapi sampai hari ini surat itu tidak pernah ditunjukkan,” tegas Adrianus Wanma.

Masyarakat adat Foley berharap Pemerintah Kabupaten Raja Ampat segera menyelesaikan persoalan pembayaran hak ulayat agar palang yang masih terpasang dapat dibuka dan aktivitas di Dermaga Pelabuhan Foley kembali berjalan normal demi kepentingan masyarakat Distrik Misool. (Mel)