SORONG, MPN – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis ekonomi syariah serta memperkuat rantai pasok produk halal di wilayah Papua Barat Daya.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Drs. Yakop Karet, M.Si., yang mewakili Gubernur PBD saat menghadiri kegiatan “Torang Muamalah” Tahun III yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat Daya di salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Basuki Rahmat KM 9, Kota Sorong, Kamis (2/7/2026).

Dalam sambutannya, Yakop Karet menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Papua Barat Daya.

“Melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan, saya berharap rantai halal, mulai dari proses produksi hingga distribusi produk halal, dapat berjalan dengan baik sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Yakop.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan melalui berbagai program yang mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.

Ia menilai, kegiatan “Torang Muamalah” yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat Daya sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi PBD dalam memperkuat ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kegiatan ‘Torang Muamalah’ yang digagas Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat Daya kami nilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap pengembangan UMKM, industri halal, serta ekonomi syariah dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah PBD.

(Mel)