SORONG, MPN – Keluarga Besar Imekko Kabupaten Sorong resmi memperkenalkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kampung Maibo, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (24/7/2026). Kehadiran koperasi tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mempermudah akses terhadap kebutuhan pokok.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Jabal Nur itu dihadiri tokoh masyarakat, pemerintah daerah, unsur TNI, serta warga Kampung Maibo. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal acara sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan koperasi berbasis desa.

Danramil Aimas, Kapten Inf. Apner Salawati, menyampaikan apresiasi atas berdirinya Kopdes Merah Putih. Menurutnya, fasilitas koperasi yang telah dibangun memiliki konstruksi yang baik dan siap mendukung aktivitas distribusi bahan pangan maupun kebutuhan pokok masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Koperasi ini adalah milik bersama. Karena itu, mari kita rawat bangunan dan operasionalnya agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapten Apner.

Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Sorong, Sutarjo, mengatakan pengelolaan Kopdes Merah Putih akan dilakukan secara terbuka, profesional, dan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik agar koperasi mampu berkembang secara berkelanjutan.

Selain menyediakan kebutuhan masyarakat, koperasi juga diproyeksikan membuka peluang kerja bagi warga setempat, termasuk kebutuhan tenaga pengemudi armada distribusi. Di sisi lain, koperasi akan menjadi wadah pemasaran hasil pertanian dan produk UMKM milik masyarakat Imekko maupun warga Kampung Maibo sehingga memiliki akses pasar yang lebih luas.

Kepala UPTD Pasar Induk Mariat Kabupaten Sorong, Bagus Handoko, menilai keberadaan koperasi tersebut dapat membantu memperpendek jalur distribusi bahan pangan. Dengan demikian, harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat diharapkan menjadi lebih stabil dan mudah dijangkau.

Sementara itu, Kepala Kampung Maibo, Sudin Simurut, mengungkapkan bahwa mayoritas warganya selama ini harus mengeluarkan biaya transportasi yang cukup besar hanya untuk membeli kebutuhan sehari-hari di pusat Distrik Aimas.

Menurutnya, warga harus membayar ongkos ojek sekitar Rp15 ribu sekali jalan atau Rp30 ribu untuk perjalanan pulang pergi. Dalam kondisi tertentu, biaya transportasi bahkan lebih mahal dibandingkan nilai barang yang dibeli.

Ia menyambut baik kehadiran Kopdes Merah Putih karena dinilai mampu mengurangi beban pengeluaran masyarakat.

“Kami bersyukur koperasi ini hadir di Kampung Maibo. Penghasilan warga tidak selalu tetap, sehingga keberadaan koperasi sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Sudin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Suku Imekko yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Kabupaten Sorong, Marthen Nebore, menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan semangat gotong royong masyarakat Imekko. (Mel)