SORONG, MPN – Polda Papua Barat Daya menetapkan sebanyak 51 peserta sebagai calon siswa yang lulus terpilih dalam Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 tingkat Panda Papua Barat Daya. Sidang tersebut berlangsung di Mapolda Papua Barat Daya, Jumat (3/7/2026).

Sidang dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Semmy Ronny Thabaa, S.E., yang bertindak sebagai Wakil Ketua Panda. Turut hadir Irwasda Polda Papua Barat Daya selaku Ketua Tim Pengawasan dan Pengendalian (Katim Wasdal), Karo SDM Polda Papua Barat Daya selaku Ketua Pelaksana, Ketua Pokja Perempuan MRP Papua Barat Daya Dorce Kambu, jajaran pengawas internal, para ketua tim, serta seluruh peserta seleksi.

Prosesi sidang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama. Setelah itu, Wakapolda secara resmi membuka sidang sebelum dilanjutkan dengan penyampaian laporan Ketua Pelaksana dan pemeringkatan nilai akhir sebagai dasar penetapan peserta yang dinyatakan lulus.

Dalam arahannya, Brigjen Pol. Semmy Ronny Thabaa menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara terbuka dengan mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Seluruh tahapan seleksi juga mengacu pada prinsip objektif serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti setiap tahapan seleksi dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Berdasarkan hasil sidang, sebanyak 51 peserta dinyatakan lulus terpilih. Rinciannya terdiri atas 41 calon Bintara Polri pria (Polki), delapan calon Bintara Polri wanita (Polwan), dan dua calon Tamtama Polri pria. Seluruh peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya akan mengikuti pendidikan pembentukan Polri sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.

Wakapolda berharap para calon siswa yang telah dinyatakan lulus dapat mempersiapkan diri secara maksimal sebelum memasuki pendidikan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, disiplin, serta kondisi kesehatan sebagai bekal untuk menjadi anggota Polri yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

Rangkaian Sidang Kelulusan Akhir ditutup dengan penyampaian arahan penutup dari Wakapolda Papua Barat Daya, menyanyikan lagu Bagimu Negeri, serta penutupan resmi sidang. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, transparan, dan lancar. (Mel)