SORONG, MPN — Pemerintah Kabupaten Sorong bergerak cepat mengatasi krisis air bersih akibat kemarau panjang. Pemkab Sorong menyalurkan 10.000 liter air bersih untuk masyarakat di Kampung Maibo, Distrik Aimas, Kamis (8/10/2026).
Bantuan tersebut didistribusikan langsung menggunakan dua armada truk tangki yang masing-masing memiliki kapasitas 5.000 liter.
Penyaluran ini merupakan respons taktis terhadap keluhan warga yang kesulitan mendapatkan air bersih dalam beberapa bulan terakhir. Bupati Sorong Dr. Johny Kamuru, SH., M.Si., menginstruksikan Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sorong, Ir. Frans Howay, ST., MT., untuk segera menyuplai air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan.
Plt. Kepala Dinas PU Kabupaten Sorong, Frans Howay, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi krisis air.
“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Pemerintah hadir untuk masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” ujar Frans kepada media, Kamis (8/10/2026).
Distribusi Berlanjut ke Kampung Lain
Frans menambahkan, aksi penanggulangan ini tidak berhenti di Kampung Maibo saja. Pemkab Sorong juga akan menyalurkan bantuan serupa ke kampung lain yang mengalami kesulitan air bersih secara bertahap.
Sesuai jadwal, armada tangki air akan kembali bergerak pada Jumat (9/10/2026) besok menuju Kampung Warmon SP 3, Distrik Mariat.
“Besok kami akan salurkan bantuan ke Kampung Warmon SP 3, Distrik Mariat. Setelah itu akan kami lanjutkan ke kampung-kampung lain yang membutuhkan. Bantuan akan diberikan secara bertahap kepada seluruh kampung yang mengalami kesulitan air bersih,” jelas Frans.
Pemkab Sorong memastikan penyaluran air bersih tanggap darurat ini akan terus dilakukan secara berkala selama masyarakat masih menghadapi dampak kekeringan. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban harian sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga setempat.
(Mel)





























