SORONG, MPN – Personel gabungan Ditsamapta dan Ditlantas Polda Papua Barat Daya berhasil mengamankan sembilan paket diduga narkotika jenis ganja dalam gelaran Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) II Dofior 2026. Penangkapan tersebut terjadi di depan Bandara Domine Eduard Osok (DEO), Kota Sorong, pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul 22.40 WIT.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasubid Jatanras Ditreskrimum Polda Papua Barat Daya, AKBP Ardy Yusuf, S.I.K., M.H., didampingi oleh IPTU Rudolf Kasenda, S.Tr.K., dan IPDA Junias Panjaitan, S.H. Pelaksanaan razia juga melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan serta mendapat pendampingan dari personel Bidpropam Polda Papua Barat Daya.

Kronologi Penangkapan

Saat razia berlangsung, petugas mencurigai sebuah sepeda motor Yamaha Vino berwarna merah. Pengendara motor tersebut sempat mencoba melarikan diri dari hadapan petugas, namun berkat kesigapan personel di lapangan, pria tersebut berhasil diamankan.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif terhadap pengendara dan kendaraannya, petugas menemukan sembilan paket yang diduga kuat berisi ganja. Seluruh barang bukti kini telah diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polresta Sorong Kota untuk dilakukan proses hukum dan pengembangan lebih lanjut.

Operasi Pekat II Dofior 2026 ini merupakan langkah strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menekan ruang gerak peredaran narkotika di wilayah hukum Polda Papua Barat Daya.

Melalui tindakan tegas ini, Polda Papua Barat Daya kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengintensifkan pencegahan dan penindakan terhadap segala bentuk penyakit masyarakat demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kota Sorong.

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Warga diminta tidak ragu untuk segera melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila melihat aktivitas yang mencurigakan atau mengendus adanya dugaan peredaran narkoba di sekitar mereka. Sinergi kuat antara Polri dan masyarakat diharapkan dapat memastikan Kota Sorong tetap tertib, aman, dan damai.

(Mel)