SORONG – Kondisi kemarau panjang yang melanda wilayah Distrik Salawati, Kabupaten Sorong dalam empat bulan terakhir telah memicu terjadinya krisis air bersih yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kampung Walal.

Menyusutnya debit air sungai yang selama ini menjadi andalan warga untuk keperluan domestik dan sektor pertanian, membuat pemukiman tersebut mengalami kekeringan parah. Merespons kondisi darurat ini, kehadiran bantuan armada tangki air dari Yonif TP 806/SI pada Selasa (29/9/2026) sore menjadi angin segar bagi warga.

Kepala Kampung Walal, Pak Yanto, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas respons cepat dari pihak TNI. Bantuan ini dinilai sangat tepat waktu di tengah situasi warga yang mulai kesulitan mencari sumber air bersih yang layak.

“Sudah kurang lebih empat bulan kami menghadapi kemarau ini. Sebagian sungai bahkan sudah kering total. Kami sangat berterima kasih kepada personel Yonif TP 806/SI atas bantuan air bersih ini, karena ini merupakan kebutuhan paling mendasar bagi warga kami saat ini,” ungkap Pak Yanto di lokasi kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Penyuluh Dinas Pertanian Kampung Walal, Bapak Wahyudi, yang turut hadir di lokasi juga mengamini bahwa dampak kemarau ini memerlukan perhatian khusus dari berbagai pihak agar tidak mengganggu stabilitas pangan dan kesejahteraan warga.

Mengingat prediksi musim kemarau yang masih akan berlangsung, perangkat Kampung Walal bersama tokoh masyarakat berharap pemantauan terhadap sumber air bersih dapat terus ditingkatkan, serta berharap adanya koordinasi lanjutan untuk penyaluran bantuan air bersih berikutnya jika kondisi belum membaik.

(Mel)