Dorong Literasi hingga Rumah Ibadah

 

Tidak hanya menyasar sekolah dan masyarakat umum, Dinas Perpustakaan juga mulai mengembangkan program literasi berbasis rumah ibadah.

Sosialisasi dan bimbingan teknis telah diberikan kepada pengelola perpustakaan di masjid, gereja maupun rumah ibadah lainnya. Selanjutnya, pemerintah daerah masih menunggu realisasi bantuan program Perpustakaan Nasional berupa 1.000 buku beserta rak buku untuk mendukung pengembangan perpustakaan rumah ibadah.

Sementara itu, Kabupaten Sorong hingga kini belum memiliki Duta Baca Daerah. Sebagai gantinya, Dinas Perpustakaan membentuk Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) yang telah mendapat pengakuan dari Perpustakaan Nasional.

“Untuk Provinsi Papua Barat Daya, baru Kabupaten Sorong yang memiliki Relawan Literasi Masyarakat. Saat ini mereka juga aktif mendukung kegiatan literasi di Pojok Baca Digital Alun-Alun Aimas,” kata Wehelmina.

Dengan koleksi sekitar 14.000 judul buku dari berbagai disiplin ilmu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sorong berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Perpustakaan kini tidak lagi hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi telah bertransformasi menjadi ruang publik yang mendukung kegiatan belajar, berdiskusi, bekerja, hingga rekreasi edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat.  (Mel)

 

Halaman:
1 2 3 4