NABIRE, MPN – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kampung Sima dan Dusun Wawu, Provinsi Papua Tengah, resmi dimulai. Proyek strategis ini ditargetkan menjadi motor penggerak utama dalam mendongkrak perekonomian masyarakat pesisir serta memperkuat aktivitas perikanan lokal di Kabupaten Nabire.

Kehadiran infrastruktur pendukung nelayan ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan efektivitas kegiatan melaut, memperbaiki sistem penanganan hasil tangkapan, dan membuka peluang usaha baru berbasis sumber daya laut.

Pengerjaan Fondasi Dermaga dan Fasilitas BBM Mulai Berjalan

Kampung Sima yang terletak di Distrik Yaur, Kabupaten Nabire, menjadi salah satu titik sentral pelaksanaan program KNMP di Papua Tengah. Memasuki Oktober 2026, pekerjaan fisik di lapangan dilaporkan mulai berjalan, ditandai dengan pemasangan fondasi dermaga pelabuhan perikanan dan penataan area untuk stasiun pengisian bahan bakar (BBM) khusus nelayan.

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, memantau langsung perkembangan proyek ini saat melakukan peninjauan lapangan pada 13 Oktober 2026.

“Saya lihat progresnya sudah mulai dibangun fondasinya, mereka merencanakan pembangunan dermaga dan pelabuhan perikanan, serta menata tempat untuk stasiun pengisian BBM,” ungkap John Gobai.

Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional harian nelayan secara terintegrasi, mulai dari persiapan keberangkatan hingga penanganan pascatangkap. Di sisi lain, perkembangan detail mengenai fasilitas di Dusun Wawu akan terus dipastikan secara berkala melalui dokumen data proyek yang spesifik mencakup lokasi tersebut.

Jaga Mutu Ikan Lewat Optimalisasi Rantai Dingin

Selain fokus pada infrastruktur melaut, aspek hilirisasi berupa penanganan hasil tangkapan menjadi poin krusial. Penyediaan fasilitas rantai dingin (cold storage) dan pabrik es dinilai sangat penting untuk menjaga mutu dan keamanan produk perikanan sebelum dipasarkan secara luas.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa jenis dan kapasitas fasilitas di tiap lokasi KNMP akan disesuaikan dengan dokumen perencanaan masing-masing wilayah. KKP juga mengingatkan bahwa infrastruktur yang dibangun ini harus dikelola secara profesional agar memberikan manfaat jangka panjang.

Sekretaris Jenderal KKP, Andy Artha Donny Oktopura, menjelaskan dalam keterangannya bahwa KNMP diarahkan untuk menumbuhkan kawasan ekonomi produktif yang mandiri bagi masyarakat pesisir.

(Mel)